Bangun Nasionalisme Anak-anak, Gelar Berbagai Lomba Sambut Hari Kemerdekaan

Byadmin

Bangun Nasionalisme Anak-anak, Gelar Berbagai Lomba Sambut Hari Kemerdekaan

Penulis : Elma Apriliani

Meski cuaca agak panas, namun anak-anak Sekolah Alam Kampung Purun terlihat sangat antusias mengikuti berbagai lomba yang digelar oleh Sahabat Peduli Nusantara (SPN) bekerjasama dengan Radar Banjar Peduli (RBP) dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke 73 di Kampung Purun Palam, Banjarbaru, Minggu (2/9) yang lalu. Mereka saling berkompetisi untuk menjadi pemenang dalam setiap lomba yang diikutinya.

Ketua Pelaksana, Resyta Dewi Amina mengatakan, kegiatan Charity Day dengan menyelenggarakan berbagai perlombaan ini adalah rangkaian acara untuk saling mendekatkan anak-anak satu sama lain dan menumbuhkan jiwa nasionalisme di dalam diri anak-anak kampung purun sejak dini. “Charity Day 17-an ini memang baru pertama kali diadakan di Sekolah Alam Kampung Purun.  Tujuannya untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 73, sekaligus mendidik dan membangun rasa nasionalisme dalam diri terutama pada anak-anak sebagai generasi masa depan,” ungkapnya.

Results mengaku bahwa menjadi relawan peduli anak adalah pengalaman yang penuh suka suka. “Kita harus bisa menjadi teman mereka namun juga harus tegas dalam berkomunikasi dengan anak-anak yang memiliki beragam sifat agar mereka terdidik tidak manja dan lebih mandiri,” imbuhnya.

Untuk mempersiapkan kegiatan ini, para relawan telah bekerja keras hingga ralut malam. Dalam pelaksanaannya, SPN bekerjasama dengan relawan-relawan dari Sahabat Kalsel (SAKA), Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT, dan Asosiasi Pemuda Indonesia (API).

Adapun jenis lomba yang dimainkan yaitu lomba membawa kelereng, balap karung, makan kerupuk, memasukkan air, mencari koin, dongeng, fashion show, egrang, menyanyi, memasukkan bola, mewarnai, membaca puisi dan joget balon. Suana lomba sangat seru, karena setiap peserta menunjukkan kemampuannya untuk menjadi juara.

Salah satu peserta, Erni mengungkapkan dirinya sangat senang mengikuti lomba mewarnai dan berharap menjadi juara. Ia bahkan sudah pernah memenangkan perlombaan di sekolahnya ataupun yang diadakan di kampung purun sebelumnya. “Alhamdulillah Saya dapat juara satu lomba balap karung dan lomba bawa kelereng dengan sendok. Mudah-mudahan tahun depan diadakan lomba lagi, dan hadiahnya juga makin banyak,” harap Tiara, salah satu peserta lainnya.

“Keseluruhan lomba mengajarkan anak-anak mengenai perjuangan dan juga bersikap sportif. Selain itu, mereka juga menjadi semakin akrab satu sama lain serta terus menanamkan nilai nasionalisme dan perjuangan dalam menjalani keseharian. Diharapkan kegiatan yang melibatkan berbagai komunitas relawan ini dapat menjadi momen kebersamaan dan silaturahmi bagi para relawan,” ucap Direktur RBP dr. Diauddin.

Editor : Azizah/ Achmad Ridho Indra

About the author

admin administrator

Leave a Reply