Berhasil Kumpulkan Rp 6,3 Juta Dalam Tiga Jam

Byadmin

Berhasil Kumpulkan Rp 6,3 Juta Dalam Tiga Jam

Jumat (27/4) kawasan Minggu Raya Banjarbaru terlihat lebih ramai dari biasanya. Kerumunan orang memadati area panggung bundar yang kerap menjadi pusat kegiatan budaya di Kota Banjarbaru. Terlihat juga dua pemuda yang asyik menggoreskan kuas di atas kanvas masing-masing. Di sekitarnya telah terpampang lukisan-lukisan bertema galaksi dan wajah. Mereka adalah Syifa si pelukis galaksi dan Mika August si pelukis wajah. Malam itu memang menjadi puncak acara penggalangan dana yang diadakan oleh Radar Banjar Peduli (RBP) untuk membantu seorang anak duafa bernama Ilham. Balita berusia dua tahun yang menderita kelainan jantung.

Puncak acara dikemas dalam sebuah kegiatan pentas seni (pensi) untuk amal yang dimeriahkan oleh para relawan dari berbagai komunitas dan para pencinta seni daerah seperti, Pentas Musik Ennos Karli, Nurhikmah (Dongeng Anak), Tari klasik Sanggar Kamilau Intan, Roman Akbar Magician (pesulap), Poetry in action (puisi), Musik akustik art pedia, demo lukis wajah, NSA Project Movement, dan banyak lagi yang lainnya.

Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan yang hadir mengikuti acara tersebut mengapresiasi aksi para kaum muda itu. “Kegiatan seperti ini bisa disebut dengan amal jariyah yang memiliki banyak manfaat baik di dunia maupun di akhirat. Dengan bersedekah pada hakikatnya seseorang menyadari kalau dia bukanlah pemilik sesuatu, namun hanya penerima titipan Allah SWT yang mesti dia bagikan kepada orang lain yang merupakan hak mereka,” ujar Jaya yang juga merupakan pendiri dan pembina RBP. Hadir juga dalam kegiatan itu Pembina RBP Ogi Fajar Nuzuli dan Direktur RBP dr Diauddin MKes.

Ketua pelaksana Saleh Alkatiri mengatakan bahwa kegiatan pensi amal yang kedua ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa para pemuda pemudi Kalsel juga peduli terhadap bencana sosial seperti anak-anak duafa penderita kelainan jantung. “Selain itu, bisa mengembangkan bakat seni dan menjalin silaturahmi para komunitas seni, lembaga kemanusiaan,  pemerintah daerah,  kepemudaan dan para pihak lainnya,” ujarnya. Saleh berharap pentas seni untuk amal dapat terus berkelanjutan dan lebih baik lagi dalam menebar kebaikan pada sesama.

Hal senada juga disampaikan oleh Roni Arifin SPd selaku ketua PPMI (Purna Prakarya Muda Indonesia) Kalsel. “Kegiatan ini harus terus dilaksanakan supaya pemuda pemudi Kalsel terus semangat dalam berbuat kebaikan khususnya seperti kegiatan penggalangan dana untuk mereka yang membutuhkan,” ucap Roni.

Rupanya apa yang dilakukan RBP dan para komunitas seni itu mengundang empati dari undangan dan masyarakat yang hadir. Buktinya lima buah kaos dari NSA Project Movement, yang dijual di bazar amal habis terjual. “Semua hasil penjualan seratus persen diserahkan ke RBP untuk Ilham,” ujar Novyandi Saputra selaku owner NSA Project Movement. “Menjadi kebahagiaan tersendiri bisa berpartisipasi dan ikut membantu dalam kegiatan ini,” imbuhnya.

Selama hampir tiga jam menggelar pentas seni untuk amal, panitia berhasil menggalang dana sebesar Rp 6,3 Juta. Sebuah upaya yang luar biasa untuk para pemuda. Generasi hebat harapan banua.

Penulis :Elma Afriliani

Editor : Retno Sulisetiyani

About the author

admin administrator

Leave a Reply