Inspirasi Pulang Kampung

Byadmin

Inspirasi Pulang Kampung

Rutinitas pulang kampung anak-anak penerima beasiswa SMART Ekselensia Indonesia menjadi agenda yang ditunggu-tunggu tiap tahun oleh masing-masing keluarga. Betapa tidak? Mereka hanya bisa bertemu setahun sekali selama lima tahun berturut-turut. Alhasil, bunga-bunga kerinduan yang teramat sangat selalu terlihat saat penjemputan maupun pengantaran di Bandara Syamsudin Noor. Ada air mata dan juga canda.

Seperti yang terlihat Sabtu (14/1) kemarin, Noorliyana tak kuasa menahan air mata saat melepas anak sulungnya Alfian Nur kembali ke sekolahnya di Bogor. Melihat itu, Siti Muniroh, ibu dari Zikri Azmi mendekati seraya memberi memeluk Noorliyana. “Tidak apa-apa, nanti juga terbiasa. Lima tahun tak terasa kok,” hiburnya diiringi tawa.
Lain lagi yang dialami anak-anak mereka saat pulang kampung kali ini. Banyak cerita dan pengalaman yang inspiratif. Seperti yang dialami Zikri Azmi yang berasal dari Banjarbaru. Zikri tahun ini berkesempatan menjelajah salah satu situs sejarah di Kalsel yaitu Candi Agung. “Saya melihat peninggalan masa lalu seperti tembikar hingga lukisan dan sumur Putri Junjung Buih. Senang banget bisa belajar sejarah,” tuturnya. Lain lagi dengan Syahdianoor yang berasal dari Kandangan. Ia menjelajah ke kawasan hutan dan belajar tentang akar tanaman yang bisa dijadikan asesoris. “Asik sekali bisa belajar membuat gelang dan cincin,” ungkapnya.

Pengalaman berbeda dialami Misriannur yang berasal dari Cempaka. Mendapat nasehat dari wali kelasnya saat SD dulu menjadi inspirasi tersendiri baginya. “Saya diingatkan untuk tidak boros dan senantiasa ingat jerih payah orang tua,” ujarnya terharu.

Menjadi keluarga besar SMART Ekselensia Indonesia ternyata menyatukan hati para keluarga tersebut. Berangkat dari mimpi yang sama bahwa meskipun mereka tidak mampu namun harus optimis meraih cita-cita terbaik, kini mereka telah menjadi saudara. Saling meringankan, saling menguatkan.

RBP yang telah melihat bagaimana anak-anak itu berkembang berharap mereka bisa menjadi generasi pembaharu banua. Menjadi pemimpin harapan bangsa. (en)

About the author

admin administrator

Leave a Reply