RAYAKAN KELULUSAN PKH, BAGI NUTRISI UNTUK DUAFA

Byadmin

RAYAKAN KELULUSAN PKH, BAGI NUTRISI UNTUK DUAFA

Penulis : Wahyu Aji Saputra

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program dari Kementerian Sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga-keluarga penerima manfaat. Program ini memberikan fasilitas akses kesehatan, pendidikan, pangan dan berbagai pelayanan sosial lainnya untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk itu bantuan ini tak selamanya diberikan karena tujuan utamanya adalah membantu KPM menaikkan taraf hidupnya sehingga tidak lagi berstatus KPM.

Khususnya di Kabupaten Tanah Laut semenjak 2008 sudah dilaksanakan program PKH. Kamis (9/10) program PKH menampakkan hasilnya pada acara kelulusan KPM peserta yang diadakan di desa Muara Asam-asam kecamatan Jorong. Setidaknya ada 19 keluarga yang sudah dinyatakan mandiri dan mampu tanpa menerima bantuan lagi.

Dalam kesempatan kali ini, Radar Banjar Peduli (RBP) juga bekerjasama dengan PKH turut membantu para duafa. Bantuan tersebut berupa nutrisi bagi kaum duafa khususnya balita serta anak anak. “Dengan kepedulian masyarakat Banua semoga kita dapat membantu membangun cikal bakal anak Indonesia yang sehat menjadi para penerus bangsa yang membanggakan, tak hanya bagi diri pribadinya namun juga bagi sesama”, ungkap Devi selaku pemegang program RBP.

“Sejak tahun 2008 sudah ada sekitar 6.682 keluarga yang berstatus KPM. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu menaikkan kesejahteraan peserta PKH kelak” ucap Lutfi Andi Rachman selaku ketua Korwil PKH Kalsel.

Beliau juga memaparkan tentang kartu ATM khusus KPM sebagai akses pelayanan dan bantuan sosial. “Sejak tahun 2017 semua bantuan dari Kementerian Sosial sudah melalui bank. Jadi, para KPM dapat menggunakan ATM yang dikeluarkan langsung oleh PKH untuk menarik bantuan langsung melalui bank yang bekerjasama dengan Kementerian Sosial”

Harapannya dengan kemudahan akses yang telah diberikan tidaklah menjadi satu satunya tumpuan bagi para KPM. Justru menjadi stimulan untuk memacu mereka agar menaikkan taraf kesejahteraannya. Dalam acara itu juga para KPM yang telah dinyatakan lulus memiliki usaha sendiri mereka sudah cukup mampu membiayai kehidupannya dan dapat keluar dari status KPM.

Sesuai dengan harapan Bupati Tanah Laut, Suhadi Sukamta bahwa tujuan sebenarnya bukanlah sekedar memberikan bantuan tetapi lebih dari itu adalah untuk menjadikan modal awal bagi KPM untuk memulai langkah mensejahterakan keluarganya.

“Didik anak-anak ibu sekalian sebaik mungkin, sekolahkan setinggi mungkin sehingga nanti dapat ikut mensejahterakan keluarga” himbau beliau. Serta beliau mengharapkan agar keluarga yang sudah lulus dari PKH menjadi inspirasi bagi keluarga yang lain agar dapat melakukan hal yang sama.

KPM yang dinyatakan lulus setidaknya memiliki berbagai usaha penunjang kehidupannya. Mereka menggunakan bantuan secara bijak untuk memulai sebuah usaha. Hal ini tentunya sangat bagus untuk dicontoh KPM yang lain. Sehingga bantuan yang diberikan pemerintah tidak dianggap sebagai sebuah “ikan” yang hanya memenuhi perut sehari saja, melainkan sebuah “kail” yang dapat memenuhi kebutuhan hidup seterusnya.

Pada acara ini tak hanya pengadaan kelulusan saja, berbagai produk hasil olahan rumah para PKM juga turut dipamerkan. Diantaranya olahan kerupuk ikan, terasi, serta keripik olahan berbahan dasar dari hasil bumi. Disamping itu, terdapat pula pelayanan sosial didalamnya, seperti sunatan masal untuk anak duafa serta donor darah. Tak hanya para PKM saja yang antusias untuk ikut serta, masyarakat sekitar desa juga berpartisipasi turut meramaikan dalam kegiatan sosial yang diadakan.

Editor : Devi Putri Listyasari

About the author

admin administrator

Leave a Reply