Temukan Tiga Masalah Pengasuhan di Tegal Arum

Byadmin

Temukan Tiga Masalah Pengasuhan di Tegal Arum

Dari Program Parenting Desa, Pembiasaan Positif untuk Keluarga Bahagia

Sore itu, Sabtu (31/3) awan terlihat menghitam di langit Banjarbaru. Sesekali kilat menyala. Namun, para relawan Radar Banjar Peduli (RBP) tetap meluncur menghampiri warga di Tegal Arum, Kelurahan Syamsudin Noor. Hari itu mereka bersama Himpaudi Kota Banjarbaru telah berjanji kepada warga di sana untuk melakukan evaluasi bersama tentang pembiasaan positif untuk anak.

Niat baik akan diberi jalan yang baik. Rupanya awan hitam tak mewujud hujan. Bahkan cuaca cenderung cerah. Sore itu suasana menjadi lebih ceria.

Sekitar pukul tiga, kegiatan pun dimulai. Sebanyak 18 ibu-ibu dan 19 anak berkumpul. Para ibu terlihat membawa dua lembar kertas yang sudah diisi. Pertemuan sebelumnya, mereka memang diberi tugas untuk melakukan hal-hal dalam lembar kuisioner.

Endang Puryani dari Himpaudi Kota Banjarbaru menjelaskan bahwa ada 27 kebiasaan positif yang harus ditanamkan orang tua kepada anak-anaknya. “Kemarin kan sudah kita kasih lembar kuisionernya, nah sekarang kita ingin tau bagaimana pencapaian orang tua di Tegal Arum ini terhadap pola asuh positif,” terangnya.

Endang Puryani mengajak ibu-ibu yang hadir untuk mendiskusikan kesulitan-kesulitan yang dialami saat mengisi tugas tersebut. Diskusi terlihat santai dan menyenangkan. Beberapa diantara persoalan yang diungkapkan antara lain pembiasaan antri, penggunaan gadget, dan sikap manja yang berlebihan.

“Sebenarnya tidak ada anak nakal, yang ada hanyalah anak yang tidak terpenuhi keperluannya,” ucap Endang Puryani menyikapi keluhan-keluhan para ibu. “Saya mengajak ibu-ibu semua untuk introspeksi. Mau anaknya antri, apakah ibu sudah membiasakan antri? Mau anak tidak tergantung gadget, apakah orang tua juga sudah memberikan contoh? Anak hanya meniru orang tuanya,” imbuhnya.

Endang Puryani juga memberikan tips-tips pengasuhan positif. Para orang tua yang hadir merasa senang dengan pembelajaran sore itu. “Alhamdulillah saya sudah berlatih mengajari si sulung komitmen dengan tugasnya menyapu rumah. Ternyata dengan tau ilmunya, prakteknya lebih gampang,” ujar salah satu ibu yang hadir.

Manajer Keuangan RBP Nurhayah yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi metode pembelajaran yang dilakukan Himpaudi Kota Banjarbaru. “Dengan begini semoga pemahaman warga terhadap pola asuh positif untuk anak jadi membaik, dan pembangunan anak berkarakter bisa tercapai,” ucapnya.

Kebahagiaan peserta Parenting Desa di Tegal Arum makin besar tatkala RBP membagikan Nuget sehat donasi dari Bank Kalsel Cabang Banjarbaru. Nuget tersebut merupakan makanan sehat karena dibuat tanpa MSG dan pengawet makanan. “Terima kasih Bank Kalsel,” ucap mereka.

Penulis/editor: Retno Sulisetiyani

About the author

admin administrator

Leave a Reply