Tujuh Tahun Bersinergi, Kuat Karena Asas Peduli

Byadmin

Tujuh Tahun Bersinergi, Kuat Karena Asas Peduli

Mitra Peduli – Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Selain Layanan Kesehatan, Pelatihan dan Desa Binaan Jadi Program Unggulan

Direktur Poltekkes Kemenkes Banjarmasin H Mahpolah MKes menyampaikan bahwa dukungan RBP (Radar Banjar Peduli) yang telah terjalin sejak lama telah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kampusnya. “Alhamdulillah atas kerjasama yang terjalin selama ini Poltekkes Kemenkes Banjarmasin semakin dipercaya masyarakat,” ungkap Mahpolah disela penandatanganan nota kesepakatan di ruangannya, Kamis (5/4) kemarin. “Kami sangat terbantu dalam mengoptimalkan sumber daya manusia, baik para mahasiswa maupun dosen-dosen selama ini,” imbuhnya.

Hal itu lah yang menyebabkan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin dan RBP kembali bersepakat untuk memperpanjang kerjasama program. Mahpolah mengaku bahagia atas kerjasama yang telah terjalin sejak tahun 2010 itu, terlebih adanya pengembangan program yang telah disepakati.

Direktur RBP Dokter Diauddin MKes juga mengaku senang atas kerjasama yang kembali terjalin. Menurutnya, RBP sebenarnya banyak berhutang jasa karena melalui sumber daya Poltekkes lah, RBP bisa melakukan pencapaian hingga titik sekarang. “Awal sinergi adalah atas inisiasi pendahulu saya, Almarhum Yohandromeda Syamsu, yang juga merupakan dosen di kampus ini. Alhamdulillah banyak program yang berjalan sejak itu. Jadi secara tak langsung kami berhutang jasa,” ucapnya.

“Kepercayaan masyarakat makin besar, tentu kami juga memerlukan relawan yang banyak. Ini artinya sinergi itu meringankan dan semoga makin besar manfaat yang kita tebar di masyarakat,” pungkasnya.

Soal pengembangan program, Kepala Unit Pengabmas Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Dr Waljuni Astu Rahman SKM MPd mengatakan ada dua program tambahan yang akan dikerjakan bersama yaitu pelatihan kegawatdaruratan untuk pelajar dan desa binaan. “Kematian akibat kecelakaan lebih banyak dipicu akibat penanganan awal yang salah atau tidak benar, sehingga diperlukan masyarakat relawan yang terlatih agar bisa menangani kegawatdaruratan dengan harapan dapat mengurangi angka kematian akibat kecelakaan,” ujarnya. “Tahun kemarin, kami sudah melatih beberapa komunitas tukang becak, pemadam kebakaran dan juga dari kepolisian,” ucap lelaki yang biasa disapa Awal itu kepada RBP.

Dalam kesempatan itu hadir juga Kasubag Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Sukono SSos, Manajer Fundraising RBP Achmad Ridho Indra, dan Staf Pendayagunaan RBP Devi Putri Listyasari.

Penulis/editor : Retno Sulisetiyani

About the author

admin administrator

Leave a Reply