Berita

Byadmin

Radar Banjar Peduli Kirim 70 Koli Bantuan ke Palu

BANJARBARU – Setelah mengumpulkan donasi dari sejumlah donatur selama beberapa pekan. Radar Banjar Peduli (RBP), sayap sosial Radar Banjarmasin, Jumat (2/11) kemarin mengirim bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Kota Palu serta Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

Bantuan dibawa langsung oleh Wakil Ketua RBP Shaleh, bersama seorang relawan psikolog dari Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Kalimantan Kementerian Sosial RI, Hasibah Eka Rosnelly yang berangkat dari Bandara Syamsudin Noor menggunakan pesawat Lion Air.

Wakil Ketua RBP Shaleh mengatakan, bantuan yang mereka bawa untuk disalurkan ke para korban gempa dan tsunami berupa makanan siap saji, popok bayi, beras, pakaian layak pakai dan lain-lain. “Total bantuan 70 koli. Beratnya mencapai 683 kilogram,” katanya.

Dia mengungkapkan, mereka rencananya berada di Sulawesi Tengah selama lima hari untuk menyebar bantuan ke sejumlah lokasi yang terdampak. “Terima kasih untuk para donator yang sudah ikut memberikan donasi. Mudah-mudahan bantuan yang kami bawa dapat meringankan para korban,” ungkapnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Lion Air, karena menggratiskan beban bagasi untuk bantuan yang beratnya mencapai ratusan kilogram.

Sementara itu, Area Manager Lion Air Kalsel Agung Purnama menuturkan, bahwa pihaknya selama ini memang menggratiskan biaya bagasi untuk bantuan korban bencana alam.

“Sejak awal kami mendukung para relawan dan bala bantuan ke lokasi bencana, dari berbagai daerah termasuk dari Banjarmasin. Total bantuan yang sudah kami bantu kirimkan sebanyak 2,5 ton dari Banjarmasin ke Palu dan 1,9 ton ke Lombok,” pungkasnya.

Byadmin

BERTOLAK KE TANAH SULAWESI, SALURKAN JUTAAN KEPEDULIAN BANUA

Penulis : Shaleh Alkatiri

Gempa dengan kekuatan 7,8 SR disusul oleh tsunami yang menerjang wilayah pesisir pantai cukup membuat warga di tanah Sulawesi terguncang. Tak hanya itu, likuifaksi pun terjadi. Bencana yang melanda wilayah ini sangat berbeda dengan tsunami Aceh yang terjadi 2004 silam. Peristiwa mengejutkan. Bencana alam yang disebut dengan likuifaksi. Likuifaksi merupakan peristiwa pergerakan tanah di permukaan bumi yang kehilangan kekuatan dan kekakuannya akibat gempa yang terjadi.

Ratusan rumah hilang di telan bumi, menjadikan kota itu mati dalam sekejap. Ribuan jiwa ikut menjadi korban terjadinya peristiwa ini. Berangkat dari situ, Radar Banjar Peduli (RBP) tidak tinggal diam. Ikut bergerak demi kelangsungan hidup, pulih, dan bangkitnya saudara kita di tanah Sulawesi.

Jumat lalu (2/11) tim RBP berangkat turut menggandeng tim psikologi dari BBPPKS dengan membawa bantuan logistik berupa keperluan bayi, kebutuhan wanita, serta keperluan pokok lainnya. Sebanyak 70 koli dengan total bagasi mencapai 683 kg bantuan tersebut kami tampung. Beban biaya bagasi ditanggung sepenuhnya oleh pihak Maskapai Lion Air alias gratis.

Alhamdulillah saya, Shaleh dari RBP dipercaya kembali untuk mendistribusikan bantuan langsung dan melakukan trauma healing ke lokasi bencana bersama kawan-kawan relawan. Sesampainya disana saya disambut oleh teman-teman relawan lokal Al-Irsyad sebanyak 10 orang. Lalu melanjutkan perjalanan menuju posko pengungsian wilayah kota Palu untuk melakukan pendistribusian bantuan logistik. Titik distribusi bantuan mencakup wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, serta Kabupaten Donggala.

Usai melakukan pendistribusian kami kembali menuju posko tempat peristirahatan, di sepanjang perjalanan saya menyaksikan langsung bangunan-bangunan rusak parah, rumah rata dengan tanah dan hanya menyisakan atap yang terlihat bahkan rumah hilang ditelan bumi, jembatan putus, akses jalan yang rusak, serta jerit kesedihan para korban bencana yang melanda mereka akibat kehilangan keluarga, mata pencaharian dan tempat tinggal.

Sesampainya di tempat peristirahatan, saya pun berkemas bersiap-siap untuk pulang bertolak kembali ke tanah Kalimantan. Keesokan harinya tepat pukul 13.00 wita saya sudah tiba di tanah kelahiran. Kami pun mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh masyarakat Banua atas bantuan yang dipercayakan kepada RBP untuk kebangkitan tanah Sulawesi.

Tiga bulan yang akan datang, insya Allah RBP akan kembali lagi ke tanah Sulawesi melanjutkan pendistribusian bantuan dari kepedulian masyarakat Banua dengan program Paket Pendidikan anak-anak di tanah Sulawesi. Anak-anak calon pemimpin bangsa. Di tangan mereka ada asa yang kuat sebagai penerus negeri ini. Bagi yang ingin berpartisipasi dalam membantu mengembalikan semangat mereka dalam bersekolah bisa berdonasi melalui RBP, di rekening BNI Syariah – 11-999-33-555 dan Bank Syariah Mandiri – 026-204-2000 dengan kode 3 digit terakhir yaitu 111.

Editor : Devi Putri Listyasari

Byadmin

SENIMAN DAN RELAWAN BERSINERGI GALANG DONASI UNTUK SULAWESI

Penulis : Wahyu Aji Saputra

Beragam cara dalam penggalangan dana yang dilakukan oleh berbagai komunitas, akademisi hingga instansi untuk membantu para korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Salah satu cara tersebut adalah dengan menggunakan seni dalam pelaksanaannya.

Taman Air Mancur depan Minggu Raya Banjarbaru Jumat sore (2/11), mendadak ramai dari hari biasanya, terdengar alunan musik dan berbagai penampilan seni dari para seniman dan relawan yang tergabung dalam kegiatan Pensi Amal. Mereka bersinergi dalam rangka menggalang donasi untuk membantu para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut ada banyak penampilan kesenian yang disajikan, diantaranya penampilan dari sekelompok penari cilik yang membawakan tarian tradisional dari Kalimantan Tengah, yaitu giring-giring. Selain itu ada pula penampilan biola elektrik dan para penggiat seni dari Sanggar Kemilau Intan.

Kegiatan ini pun menjadi tontonan menarik bagi para pengendara yang sedang melintas di kepadatan sore Jalan A Yani. Selain bisa beramal mereka juga bisa merasakan indahnya kesenian yang dibawakan oleh para seniman. Aksi galang dana yang berlangsung hingga menjelang waktu maghrib tersebut, berhasil menghimpun donasi tunai sebesar 5,6 juta dan beberapa donasi barang juga kita terima, diantaranya air mineral gelas sebanyak 10 dus dari Hamba Allah dan kaos sebanyak 20 lembar dari Rumah Sablon Banjarbaru.

Menurut ketua pelaksana M  Khalifaturridha, pada pekan sebelumnya juga dilakukan aksi penggalangan dana yang sama dalam bentuk rangkaian Pensi Amal. Puncaknya diadakan pada hari Sabtu (3/11) yang menampilkan berbagai penggiat seni, baik dari komunitas ataupun organisasi kemahasiswaan yang ikut berpartisipasi. “Semoga dengan adanya kegiatan penggalangan dana dengan konsep kreatif ini dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja agar tak melulu terkesan meminta-minta disetiap aksi sosial yang sama kedepannya.” pungkas Jabuk, panggilan akrab ketua pelaksana Pensi Amal. Sementara itu, Direktur Radar Banjar Peduli (RBP) dr Diauddin menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Pensi Amal telah berjalan tersebut. “Dengan adanya Pensi Amal ini semoga dapat menularkan semangat berbagi kepada masyarakat dalam berbagai bentuk, bukan hanya berupa materi saja. Agar kiranya kita bukan hanya menggalang donasi, tapi kita juga dapat memberi dalam hal ini berupa hiburan kepada masyarakat.” ucapnya.

Editor : Nurhayah

Byadmin

MENGAJAK BERAMAL BERSAMA PENGUNJUNG Q MALL

Penulis : Wahyu Aji Saputra

Mall merupakan tempat belanja yang modern dan lengkap. Dari toko yang menjual berbagai kebutuhan hingga sarana hiburan juga tersaji di sana. Berbagai barang yang menarik mata ditawarkan dari mulai pintu masuk hingga pojok rest area. Para pengunjung Mall adalah mereka yang siap membelanjakan uangnya untuk memenuhi segala kebutuhan hajat hidup, kira-kira seperti itulah gambaran umumnya. Namun, bukan berarti pengunjung Mall hanya tertarik berbelanja saja, ternyata lebih dari itu mereka juga suka mendermakan sebagian rezeki mereka.

Bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulteng baru-baru ini menarik berbagai simpati dari seluruh penjuru nusantara, bahkan dunia. Tak terkecuali di Kalsel. Menariknya, jika kita melihat penggalangan donasi biasanya hanya ada di jalan-jalan atau di tempat ruang terbuka, kini tempat perbelanjaan modern yaitu Mall juga menjadi objek penggalangan donasi. Selama sepuluh hari dari tanggal 23 Oktober hingga 1 November, Q Mall Banjarbaru menjadi tempat panen keberkahan. Bagaimana tidak, disana dilangsungkan bazar serta penggalangan donasi peduli gempa dan tsunami di Sulteng.

Acara yang dilaksankan oleh Donsy Entertaiment ini bertemakan Banua Peduli Sulawesi. Tepat di atrium Q Mall, ada berbagai stand bazar yang menjual berbagai produk menarik. Selain itu para pengunjung Mall juga bisa menyisihkan sebagian rezekinya melalui stand dari Radar Banjar Peduli (RBP) yang tepat berada di bagian tengah atau langsung memasukkan donasi di boks yang tersebar di sekitaran atrium. Bahkan para penjual pengisi bazar tak hanya mencari laba saja, mereka juga tak lupa untuk ikut mendonasikan sebagian hasil penjualannya bagi saudara-saudara kita yang ada di Sulawesi. Ada jualan baju, gadget, mainan edukasi anak hingga binatang reptil tersedia selama sepuluh hari tersebut. Tentunya hal ini juga menjadi daya tarik tersendiri dengan berbagai macam pilihan jualan yang tersedia.

Selama sepuluh hari para pengunjung tak hanya disuguhkan oleh produk jualan saja. Meraka juga diberikan hadiah khusus dari pihak penyelenggara, yaitu penampilan hiburan yang dapat menghibur disaat belanja dan berdonasi tentunya. Diawali penampilan dari band lokal Harmony Band, Ardeval Swara Music dan DonLyca yang juga merupakan home band dari Donsy Entertaiment dengan dipenggawai oleh Hendragus Fahrian Dony atau yang lebih akrab disapa Dony. Hiburan yang tersaji tak hanya menghadirkan para talenta lokal, tetapi juga menghadirkan artis ibukota yaitu Ian Kasela. Hadirnya Ian Kasela ini pun menjadi magnet bagi para pengunjung untuk berdatangan baik untuk bernostalgia dengan lagu yang dibawakan atau sekedar untuk menikmati hiburan bersama keluarga. Tentunya tak lupa Ian Kasela juga menghimbau para pengunjung untuk tak lupa berbagi rezeki kepada mereka yang sedang berjuang di Sulawesi sana, tepatnya Palu, Donggala dan Sigi. Dony berharap acara ini dapat mengetuk hati para pengunjung yang ada di Q Mall. “Sudah jelas, dengan sumbangan ini semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena gempa dan tsunami, meski besarnya tak seberapa” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan acara ini juga RBP turut menjual berbagai produk UKM yang sebagian keuntungannya akan didonasikan. Produk-produk tersebut berupa tas purun produksi kerajinan khas Kampung Purun, kerupuk haruan dan bedak bangkal dari Cempaka dan abon sapi yang didatangkan langsung dari Boyolali, rencananya abon ini pun menjadi satu diantara banyaknya bantuan pangan yang akan dikirim RBP langsung ke Sulteng. Dalam penjualan, RBP berperan sebagai pihak ketiga dalam distribusi produk dan pemasarannya. Donasi yang terkumpul setelah sepuluh hari lamanya berjumlah Rp 2,1 juta yang selanjutnya akan dikelola untuk diserahkan dalam bentuk bantuan kepada para korban gempa dan tsunami di Sulteng. “Alhamdulillah kegiatan yang terselenggara selama sepuluh hari ini dapat perhatian banyak pengunjung Q Mall, dari yang sebelumnya cuma iseng jalan-jalan bersama keluarga, waktu tau ada penggalangan donasi mereka juga ikut menyumbangkan rezekinya secara spontan.” ucap Achmad Ridho Indra selaku Manajer Fundraising RBP.

Editor : Achmad Ridho Indra

Byadmin

Lombok Bangkit, Salurkan Paket Pendidikan dan Sarana Air Bersih

Oleh : Shaleh Alkatiri

Gempa yang mengguncang Lombok beberapa waktu lalu masih menyisakan duka di hati masyarakat Lombok. Meski begitu, semangat yang tinggi untuk segera bangkit menata kembali kehidupan nampak jelas terlihat, secara perlahan mereka mulai beraktifitas membangun perekonomian.  Radar Banjar Peduli (RBP) sebagai lembaga sosial yang ada di Kalsel mendapat kepercayaan yang cukup tinggi dari masyarakat Banua untuk bisa menjadi jembatan bagi para dermawan ikut serta turut membantu masyarakat Lombok bangkit dari dukanya. Tepatnya pada Rabu (17/10) lalu RBP kembali menyalurkan bantuan tahap ke-2 untuk lombok. “Alhamdulillah saya kembali diberi amanah untuk menyalurkan langsung ke lokasi bencana yang pada Agustus lalu juga diberi kepercayaan oleh RBP,” ungkap Shaleh.

Dengan menggunakan transportasi udara (pesawat), saya berangkat dari Bandara Syamsudin Noor menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok. Meski sebelumnya mengalami delay selama kurang lebih dua jam, namun sama sekali tidak mengurangi semangat saya untuk menyampaikan amanah dari masyarakat Banua. Sesampainya di sana, saya dijemput kembali oleh pemuda lokal asli Lombok yang mana pada bantuan tahap pertama sebelumnya saya juga dijemput mereka, walaupun notabenenya merupakan korban gempa namun mereka sangat tertarik menjadi relawan RBP dan ingin membantu sesama korban bencana. Perjalanan menuju lokasi yang kami tuju untuk menginap memiliki waktu tempuh sekitar satu jam, tepatnya di rumah Lukman, seorang pemuda kreatif, relawan dan penduduk lokal Selagas, Lombok.

Keesokan harinya, saya bersama relawan asal Lombok berkumpul dan berdiskusi guna mencari informasi terkait bentuk bantuan dan titik lokasi prioritas untuk dibantu. Akhirnya kami pun mendapat informasi bahwa kendala mereka saat ini adalah kesulitan untuk menampung air bersih untuk mandi, minum, dan keperluan penting lainnya. Begitupun dengan paket pendidikan untuk menunjang semangat dan fasilitas belajar anak yang mereka pelajari di tenda-tenda darurat.

Setelah berdiskusi, saya dibantu relawan lokal membeli semua bahan keperluan program yang ingin disalurkan, karena bantuan tahap ke-2 RBP sepakat untuk membeli semua barang langsung di Lombok untuk membantu perekonomian warga daerah yang terkena dampak bencana. Malamnya kami langsung bergegas untuk merakit paket penampungan air bersih berupa pemipaan beserta keran dan tandonnya serta mengemas paket pendidikan untuk anak.

Pagi sekali di hari ketiga saya di Lombok, dengan penuh semangat kami berangkat  menuju lokasi Dusun Bebante, Desa Sumbalon Lumbung,  Kecamatan Sumbalon, Kabupaten Lombok Timur yang menghabiskan waktu perjalanan selama 4 jam menggunakan armada satu buah mobil pick up dengan membawa 3 paket penampungan air bersih dan puluhan paket pendidikan untuk anak serta mobil minibus kijang guna kami tumpangi. Sesampainya di lokasi kami disambut Fathurrahman selaku Kepala Dusun Bebante, beliau mengungkapkan kepanikan amat terdalam saat bencana itu datang tiba-tiba, karena dari total 365 kepala keluarga (KK) hampir 222 KK yang mengalami kerusakan parah akibat bencana gempa bumi. Dan tentunya beliau sangat berterima kasih kepada warga Kalimantan Selatan yang telah memberikan bantuan secara langsung dan sangat bermanfaat untuk keperluan sehari-hari warga Lombok Timur yang mayoritas mata pencaharian mereka adalah petani strawberry.

Pada keesokan harinya, Minggu pagi kami menuju lokasi pertama yaitu di Dusun Ranjok Utara, Desa Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat dengan menggunakan armada truk untuk mengangkut 1 tandon besar dan puluhan paket pendidikan untuk anak. Setelah itu kami langsung menuju lokasi kedua yaitu Lombok Utara dengan 7  titik pendistribusian bantuan. Titik pertama berlokasi di Dusun Batu Jompang, Desa Sesait, Kecamatan Kayangan dengan menyalurkan bantuan berupa 1 paket penampungan air bersih dan puluhan paket pendidikan untuk anak. Titik kedua berlokasi di Dusun Suka Damai, Desa Santong, Kecamatan Kayangan bertempat di Madrasah Al-Baqiyatusshalihat yang semua siswanya masih belajar di tenda darurat, dengan menyalurkan bantuan 1 paket penampungan air bersih. Titik ketiga di Dusun Timur Tengah, Desa Daniang, Kecamatan Kayangan, bertempat di Mushalla darurat “Taman Surga”, dengan menyalurkan bantuan 1 paket penampungan air bersih dan puluhan paket pendidikan untuk anak. Titik keempat di Dusun Kopong Sebangun, Desa Sambe Bangkol, Kecamatan Gangga, bertempat di Masjid Baiturrahim, dengan menyalurkan bantuan 1 paket penampungan air bersih. Titik kelima di Dusun Lekok Timur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga, dengan menyalurkan bantuan 1 paket penampungan air bersih dan puluhan paket pendidikan untuk anak. Titik keenam di Dusun Pasan Baro, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, dengan menyalurkan bantuan 1 paket penampungan air bersih dan puluhan paket pendidikan untuk anak. Titik ketujuh di Dusun Telok Nare, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, bertempat di Masjid, dengan menyalurkan bantuan 1 paket penampungan ai bersih. Total hasil dari penyaluran bantuan yang bertitik dilokasi Lombok Timur, Lombok Barat, dan Lombok Utara berjumlah 11 paket penampungan air bersih dan 200 paket pendidikan untuk anak.

Alhamdulillah, amanah telah tersampaikan dengan baik ke masyarakat Lombok yang mengalami dampak gempa. Rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah Swt, atas kemudahan dan kelancaran yang telah diberikan kepada saya. Tidak lupa di hari terakhir saya di Lombok, masyarakat Lombok menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Banua yang telah turut peduli terhadap musibah yang telah menimpa mereka. Teriring doa saya langkahkan kaki menuju Kalsel, semoga Lombok bisa segera bangkit dan menjalani kehidupannya secara normal.

Editor : Nurhayah

Byadmin

AJAK MASYARAKAT PEDULI, ADAKAN CHARITY AREA UNTUK SULAWESI

Penulis : Wahyu Aji Saputra

“Mbak, ini berapa semuanya?” ucap lelaki paruh baya itu seraya memberikan beberapa potong baju untuk dihitung. Tak lama setelah menghitung total belanjaan beliau, lelaki itu memberikan uang lebih. “Sudah mbak kembaliannya untuk donasi saja,” tutur beliau seraya tersenyum.

Charity Area yang biasa di adakan di lapangan Murjani, Kamis (11/10) pekan lalu beralih tempat di desa Sukaramah, Pelaihari. Kali ini beberapa baju layak pakai kami bawa untuk mengajak kepedulian warga desa. Baju-baju tersebut berasal dari berbagai kepedulian warga kota Banjarbaru dan sekitarnya. Dengan berbagai jenis dan pilihan warna membuat para pembeli beruduyun-duyun berdatangan.

Kisaran harga baju dibanderol dari 5 hingga 20 ribu rupiah. Dari Charity Area yang diadakan terkumpul dana sebesar 2,6 juta rupiah. Selain menggalang donasi bagi korban bencana Palu, Donggal dan Sigi, kebermanfaatan terhadap warga juga cukup positif. Mereka membeli untuk berbagi.

Bagi para warga cukup mudah menjangkau Charity Area ini. Tidak sedikit dari mereka yang membeli juga untuk berbagi. Berbagi untuk tetangga dan saudara disekitarnya. Menurut Devi selaku pemegang program RBP “Kepedulian mampu melahirkan jutaan kepedulian lainnya, dari satu kebaikan menciptakan kebaikan lainnya. Program ini akan terus berjalan. Kita akan bersama membangun, merawat, serta memupuk kepedulian untuk hari esok yang cerah”.

Editor : Devi Putri Listyasari

Byadmin

RAYAKAN KELULUSAN PKH, BAGI NUTRISI UNTUK DUAFA

Penulis : Wahyu Aji Saputra

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program dari Kementerian Sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga-keluarga penerima manfaat. Program ini memberikan fasilitas akses kesehatan, pendidikan, pangan dan berbagai pelayanan sosial lainnya untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk itu bantuan ini tak selamanya diberikan karena tujuan utamanya adalah membantu KPM menaikkan taraf hidupnya sehingga tidak lagi berstatus KPM.

Khususnya di Kabupaten Tanah Laut semenjak 2008 sudah dilaksanakan program PKH. Kamis (9/10) program PKH menampakkan hasilnya pada acara kelulusan KPM peserta yang diadakan di desa Muara Asam-asam kecamatan Jorong. Setidaknya ada 19 keluarga yang sudah dinyatakan mandiri dan mampu tanpa menerima bantuan lagi.

Dalam kesempatan kali ini, Radar Banjar Peduli (RBP) juga bekerjasama dengan PKH turut membantu para duafa. Bantuan tersebut berupa nutrisi bagi kaum duafa khususnya balita serta anak anak. “Dengan kepedulian masyarakat Banua semoga kita dapat membantu membangun cikal bakal anak Indonesia yang sehat menjadi para penerus bangsa yang membanggakan, tak hanya bagi diri pribadinya namun juga bagi sesama”, ungkap Devi selaku pemegang program RBP.

“Sejak tahun 2008 sudah ada sekitar 6.682 keluarga yang berstatus KPM. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu menaikkan kesejahteraan peserta PKH kelak” ucap Lutfi Andi Rachman selaku ketua Korwil PKH Kalsel.

Beliau juga memaparkan tentang kartu ATM khusus KPM sebagai akses pelayanan dan bantuan sosial. “Sejak tahun 2017 semua bantuan dari Kementerian Sosial sudah melalui bank. Jadi, para KPM dapat menggunakan ATM yang dikeluarkan langsung oleh PKH untuk menarik bantuan langsung melalui bank yang bekerjasama dengan Kementerian Sosial”

Harapannya dengan kemudahan akses yang telah diberikan tidaklah menjadi satu satunya tumpuan bagi para KPM. Justru menjadi stimulan untuk memacu mereka agar menaikkan taraf kesejahteraannya. Dalam acara itu juga para KPM yang telah dinyatakan lulus memiliki usaha sendiri mereka sudah cukup mampu membiayai kehidupannya dan dapat keluar dari status KPM.

Sesuai dengan harapan Bupati Tanah Laut, Suhadi Sukamta bahwa tujuan sebenarnya bukanlah sekedar memberikan bantuan tetapi lebih dari itu adalah untuk menjadikan modal awal bagi KPM untuk memulai langkah mensejahterakan keluarganya.

“Didik anak-anak ibu sekalian sebaik mungkin, sekolahkan setinggi mungkin sehingga nanti dapat ikut mensejahterakan keluarga” himbau beliau. Serta beliau mengharapkan agar keluarga yang sudah lulus dari PKH menjadi inspirasi bagi keluarga yang lain agar dapat melakukan hal yang sama.

KPM yang dinyatakan lulus setidaknya memiliki berbagai usaha penunjang kehidupannya. Mereka menggunakan bantuan secara bijak untuk memulai sebuah usaha. Hal ini tentunya sangat bagus untuk dicontoh KPM yang lain. Sehingga bantuan yang diberikan pemerintah tidak dianggap sebagai sebuah “ikan” yang hanya memenuhi perut sehari saja, melainkan sebuah “kail” yang dapat memenuhi kebutuhan hidup seterusnya.

Pada acara ini tak hanya pengadaan kelulusan saja, berbagai produk hasil olahan rumah para PKM juga turut dipamerkan. Diantaranya olahan kerupuk ikan, terasi, serta keripik olahan berbahan dasar dari hasil bumi. Disamping itu, terdapat pula pelayanan sosial didalamnya, seperti sunatan masal untuk anak duafa serta donor darah. Tak hanya para PKM saja yang antusias untuk ikut serta, masyarakat sekitar desa juga berpartisipasi turut meramaikan dalam kegiatan sosial yang diadakan.

Editor : Devi Putri Listyasari

Byadmin

Kirim Bantuan Tahap Kedua

BANJARBARU – Radar Banjar Peduli (RBP), Rabu (17/10) kemarin kembali memberangkatkan seorang relawan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk membantu para korban gempa yang di sana.
Ini menjadi yang kedua, setelah sebelumnya pada Agustus tadi mereka telah mengirimkan sejumlah bantuan dengan memberangkatkan tiga orang relawan.
Wakil Ketua RBP, Shaleh, relawan yang diberangkatkan ke Lombok mengatakan, bantuan pada tahap kedua ini pihaknya akan membantu menyediakan penampungan air untuk para korban dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak.
“Sekarang saya sendirian saja, karena tidak membawa barang. Hanya uang untuk membeli perlengkapan di sana,” katanya, saat berada di Bandara Syamsudin Noor sebelum berangkat ke Lombok.
Dia mengungkapkan, total donasi yang dibawa Rp40 juta. Nantinya, digunakan untuk membeli puluhan tandon air dan perlengkapan sekolah. Seperti tas dan alat tulis. “Semua barang kami beli di sana, supaya bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga di sana. Setelah sebelumnya dilanda musibah gempa bumi berkekuatan 7 SR. “Mudah-mudahan bantuan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya oleh warga dan anak-anak di sana,” pungkasnya.
Sementara itu, Radar Banjar Peduli (RBP) juga terus mengakomodir warga di Banua yang ingin menyisihkan rezekinya untuk membantu korban gempa di Palu.
Selain melakukan penggalangan dana dengan turun langsung ke jalan. RBP kali ini juga menyasar area perbelanjaan terbesar di Banjarbaru. Yakni di Q Mall pada Rabu (17/10).
Direktur RBP Diauddin melalui relawan RBP, Ridho mengatakan bahwa kegiatan penggalangan dana kali ini merupakan mitra dari sebuah acara hiburan musik di Atrium Q Mall.
“Iya kali ini kita membuka stand penggalangan dana di pusat perbelanjaan, jadi juga untuk menyasar pengunjung mall yang ada,” sebutnya.
Rencananya kata Ridho kalau pihaknya akan menerima donasi dari siang hingga malam hari. “Sejak siang sudah bisa, terus puncaknya malam hari menyesuaikan rundown acara hiburannya,” katanya.
Lanjutnya lagi, mitra dengan acara hiburan musik ini juga lebih memudahkan menggaet pengunjung yang mungkin ingin mendonasikan uangnya untuk membantu korban di Palu.
“Momennya tepat, jadi kerja sama ini sama-sama menguntungkan, Alhamdulillah penggalangan dananya direspons positif pengunjung, terima kasih juga kepada pengunjung yang sudah menyisihkan rezekinya,” pungkasnya. (rvn/ris/ay/ran)

Byadmin

Rayakan Milad ke-14, RBP Suguhkan Parade Layanan Kesehatan Gratis Serta Posko Charity for Sulawesi

Penulis : Nadia Susiyana dan Elma Apriliani

Gelaran parade layanan kesehatan gratis pada Minggu (7/10) lalu dalam rangka puncak perayaan Milad Radar Banjar Peduli (RBP) ke-14 yang bertajuk “Bahagiakan Banua” berlangsung meriah. Ratusan orang memadati setiap stand layanan yang disediakan di Lapangan Murjani Banjarbaru. Senyum dan kebahagiaan terpancar di setiap wajah, baik warga yang hadir maupun para relawan medis yang memberikan layanan kesehatan gratis.

Pada perayaan Milad ini, RBP memberikan penghargaan kepada mitra-mitra sebagai bentuk apresiasi atas dukungan mereka dalam program-program RBP. “Alhamdulillah, kita sangat bersyukur sekali bahwa dengan dukungan warga banua sekalian, RBP sudah bisa mencapai usia 14 tahun, mudah-mudahan panjang umur,” ungkap Direktur RBP dr Diauddin. Proses pemotongan tumpeng pun dilakukan oleh Direktur RBP didampingi Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan selaku Pembina RBP, Ketua DPRD Kota Banjarbaru H Ar Iwansyah, kepala dinas Diskominfo Kab Banjar Dr Ir H M Farid Soufian Ms serta Pengurus RBP dan disaksikan seluruh tamu undangan.

“Bagi saya, sejauh ini RBP telah memberikan sumbangsih yang banyak bagi Banua, khususnya bagi masyarakat di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya,” ucap Muhammad Huda (19), salah satu pengunjung stand parade layanan kesehatan gratis tersebut. “Satu diantara sekian program RBP yang sering saya rasakan adalah pelayanan cek kesehatan setiap minggu pagi. Yang saya tau, itu merupakan hasil kerjasama antara Poltekkes dan RBP. Habis olahraga terus cek kesehatan, kan bagus ada kesempatan kayak begini,” sambung laki-laki kelahiran Barabai itu sambil tersenyum sumringah.

 

Klinik Halim Medika

Klinik Halim Medika turut meramaikan gelaran parade layanan kesehatan gratis RBP  Minggu (7/10) lalu dengan membuka layanan pemeriksaan tanda-tanda vital dan pemeriksaan laboratorium ringan berupa tes kolesterol, asam urat dan gula darah. “Ini kali kedua kami ikut berpartisipasi dalam kegiatan RBP. Tujuan dari kegiatan ini kan bagus, fokusnya membantu pelayanan kesehatan bagi kaum dhuafa. Apalagi salah satu tujuan kegiatan ini kan untuk membantu korban bencana, jadi saya sangat mengapresiasi sekali,” ujar Dokter Halim, pemilik Klinik Halim Medika.

Klinik Utama Halim Medika ini merupakan klinik khusus penyakit dalam yang beralamat di Jalan Kelinci I Banjarbaru. Klinik dengan nomor izin operasional 543 Tahun 2016 ini menyediakan layanan berupa praktek dokter spesialis, praktek dokter gigi, layanan rawat inap dan rawat jalan, apotek halim medika, laboratorium halim medika,  rawat luka diabetes dan kanker, fisioterapi dan penyuluhan komplementer.

 

Laboratorium Klinik Prodia Banjarbaru

Laboratorium Klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada tanggal 7 Mei 1973. Sejak awal, seluruh pendiri menjaga komitmen untuk mempersembahkan layanan pemeriksaan kesehatan yang terbaik dan berkualitas. Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 120 kota di seluruh Indonesia, salah satunya di Banjarbaru. Keunggulan Prodia ada pada pemeriksaan laboratorium dari segi kualitas peralatan yang digunakan sudah bersertifikasi dan SDM pengujinya pun sudah profesional.

Keterlibatan Prodia dalam parade layanan kesehatan gratis RBP diakui Marketing Laboratorium Klinik Prodia Banjarbaru Rina Nurjanah menjadi pengalaman perdana mereka. Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pembagian voucher gratis ataupun diskon, edukasi tentang kesehataan disertai dengan doorprize menambah daya tarik stand mereka. “Semoga kami bisa terus berpartisipasi pada kegiatan RBP selanjutnya karena kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk masyarakat dan kami siap membantu,” Ucap Rina bersemangat.

 

Rumah Sakit Umum Mawar

Stand RSU Mawar yang menyediakan pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol juga dikerumuni warga. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan. “Kegiatan ini sangat bagus dan positif karena mempersembahkan layanan kesehatan secara gratis untuk berbagi kepedulian kepada masyarakat luas, semoga kedepannya terus berlanjut,” harap Sri Handayani mewakili manajemen RSU Mawar.

RSU Mawar yang bertempat di panglima batur Banjarbaru ini sudah berdiri sejak tahun 2006. Keunggulan RSU Mawar ada pada layanan spesialis saraf bersama Dokter Indah Rusmiati SpS dan pengobatan stroke bersama Dokter Henike. Selain itu, Rumah Sakit ini juga bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN)  Kota Banjarbaru untuk memberantas dan menyembuhkan para pecandu narkoba dengan memberikan penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba ke sekolah-sekolah.

Rumah Sakit Pelita Insani

Menjadi bagian dalam parade layanan kesehatan gratis RBP ternyata juga memberikan kesan bagi RS Pelita Insani. Marketing RS Pelita Insani Gusti Eksir Machfuyana mengaku kegiatan yang dilaksanakan RBP ini sangat bermanfaat bagi warga banua. “semoga bisa diperluas lagi jangkauan tempatnya, misalnya di gubernuran atau tempat yang strategis lagi supaya semua seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan pelayanan yang memuaskan oleh lembaga disekitarnya seperti RBP ini dan kami bisa ikut turut membantu lagi dalam kegiatan sosial berikutnya,” ucapnya.

Salah satu keunggulan Rumah sakit yang terletak di Sekumpul Martapura ini adalah memprioritaskan pasien tidak mampu. Hal ini dibuktikan dengan adanya layanan operasi katarak gratis,  sunatan massal gratis,  Tubektomi (khusus untuk wanita yang ingin ber KB), dan operasi bibir sumbing gratis.

 

Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Keseruan juga terlihat di stand Poltekkes Kemenkes Banjarmasin. Mitra peduli RBP yang rutin lakukan pelayanan kesehatan setiap Minggu pagi di Murjani ini menyediakan  layanan pemeriksaan tanda-tanda vital, konsultasi kebidanan, konsultasi gizi, konsultasi perawatan gigi dan pemeriksaan laboratorium ringan berupa pemeriksaan kolesterol, asam urat dan gula darah. Tahun ini, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin kembali menghadirkan beberapa jurusan dengan mengirimkan dua hingga tiga orang perwakilan mahasiswanya untuk memberikan pelayanan kesehatan.

“Kalau saya pribadi, ini kedua kalinya saya ikut berpartisipasi dalam kegiatan RBP. Senang sekali rasanya, ditambah rasa bangga karena bisa berguna bagi masyarakat seperti dalam kegiatan ini. Kan ini hari libur, daripada hanya uring-ringan di kost, saya pikir lebih baik ikut kegiatan yang bermanfaat,” ujar Radiny Audia, mahasiswa tingkat akhir dari prodi DIII Analis Kesehatan. “Dari tiga jenis pemeriksaan laboratorium ringan yang ada, biasanya yang banyak dicari masyarakat itu cek kolesterol, berhubung jumlah stiknya terbatas, jadi kadang ada yang tidak kebagian.,” tutup perempuan bertubuh mungil tersebut.

 

Akademi Keperawatan Pandan Harum Banjarmasin

Akper Pandan Harum juga menjadi salah satu mitra parade layanan kesehatan gratis RBP. Mitra peduli yang paling jauh ini menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Meski datang paling akhir, stand mereka juga ramai diserbu warga. “Saya berharap Akper Pandan Harum dapat menjalin kerjasama dan tetap menyambung silaturahmi dengan RBP untuk kegiatan sosial berikutnya, semoga RBP makin sukses dan tetap berguna bagi masyarakat banua,” ungkap Yusran, Salah satu Mahasiswa Akper Pandan Harum yang bertugas.

Tidak hanya terlibat dalam kegiatan sosial bersama RBP ini, Akper Pandan Harum juga sudah banyak melakukan kegiatan sosial berupa pemeriksaan gratis di berbagai tempat. Pelayanan gratis terakhir yang mereka lakukan sebelumnya adalah di pondok pesantren al -Falah Landasan Ulin Banjarbaru.

 

Charity Area “Banua Peduli Sulawesi”

Besarnya dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa gempa dan tsunami yang melanda Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya menarik perhatian RBP dan seluruh masyarakat di Banua. Dalam perayaan Milad RBP ke-14, tak hanya suguhkan parade layanan kesehatan gratis, RBP juga dirikan stand bazar baju murah dan booth donasi sebagai bentuk kepeduliannya terhadap bencana alam yang menimpa Sulawesi.

“Indonesia saat ini sedang diuji berkali-kali, yang baru saja terjadi ada Palu-Donggala, sebelumnya ada Lombok di NTB. Alhamdulillah, ketika terjadi musibah di Lombok, RBP juga sudah langsung ke sana menyalurkan bantuan masyarakat yang dititipkan melalui kita. Kemudian pada musibah di Palu-Donggala kali ini, InsyaAllah kita akan mengumpulkan dana juga, setelah dana itu terkumpul, kita juga akan langsung berangkat ke sana dan didukung media juga nantinya untuk pertanggung jawabannya kepada masyarakat, ” tutur Diauddin.

Editor : Azizah

Byadmin

RBP Ajak Banua Peduli Sulawesi

Penulis : Nadia Susiyana

Gempabumi dengan kekuatan 7,7 SR telah mengguncang wilayah Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada Jum’at (28/9) lalu pukul 17.02 WIB. Gempa berpusat pada kedalaman 10 km dengan jarak 26 km dari Utara Donggala Sulawesi Tengah mengakibatkan terjadinya tsunami menerjang pantai Talise di Kota Palu dan pantai di Donggala.

Guncangan dahsyat dan air laut yang naik setinggi 1 sampai 3 meter membuat wilayah Sulawesi Tengah menjadi kota mati. Jalur transportasi dan komunikasi lumpuh, rumah-rumah rusak, korban jiwa terus bertambah akibat tertimpa runtuhan gempa dan tersapu tsunami.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas  BNPB mengabarkan, hingga Kamis (4/10) sore jumlah korban meninggal berjumlah 1.558 orang, 2.549 orang luka-luka, 65.733 rumah rusak dan 70.821 pengungsi yang tersebar di 147 titik pengungsian. Diperkirakan jumlah korban masih akan terus bertambah karena proses evakuasi masih berlangsung.

Inilah yang terjadi pada saudara kita di Sulawesi. Mungkin tidak banyak yang bisa kita lakukan, tapi uluran tangan atas rezeki-rezeki yang diberikan Allah, insyaAllah memberi harapan pada korban yang terdampak. Direktur Radar Banjar Peduli (RBP) dr. Diauddin mengajak warga banua untuk peduli terhadap korban gempa dan tsunami di Sulawesi. “Bersama kita gandeng mereka menapaki tangga ujian ini, bahu membahu bangkitkan dan pulihkan Sulawesi. Semoga Allah memudahkan niat banua untuk membersamai Sulawesi” tuturnya.

 

Galang donasi melalui Charity Concert

Bentuk kepedulian yang besar terhadap gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah telah ditunjukkan Ardeval Swara Music Banjarbaru bersama Radar Banjar Peduli melalui “Charity Concert For Palu-Donggala”. Kegiatan penggalangan donasi ini telah diselenggarakan pada Sabtu (6/10) sejak pukul 16.00 WITA di Atrium Hall Q-Mall Banjarbaru. Penggalangan donasi yang bertajuk You Raise Me Up ini pun dibantu oleh relawan Himatekin ULM dan Sahabat Kalsel dengan membuka stand booth donasi agar memudahkan pengunjung yang ingin berdonasi.

“Persiapan dilakukan sematang mungkin, sudah dari jauh hari kami merencanakan untuk ikut melakukan penggalangan dana bagi korban bencana alam. Sesuai dengan harapan, tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaannya. Semoga saja donasi yang terkumpul dari Charity Concert ini bisa meringankan beban para korban gempa dan tsunami di Palu,” ujar Sri Lestari selaku Owner Ardeval Swara Music Banjarbaru.

 

RBP Juga Galang Donasi Saat Perayaan Millad ke-14

Dalam perayaan millad Radar Banjar Peduli yang ke-14 pun dilakukan penggalangan dana untuk disalurkan ke Donggala, Palu dan sekitarnya. Hal ini terlihat adanya stand Charity Area #BanuaPeduliSulaweisi yang berisi booth donasi untuk penerimaan donasi secara langsung dan bazar baju murah yang mana hasil penjualan akan didonasikan untuk Sulawesi.

“Kejadian gempa dan tsunami di Sulawesi terjadi beberapa saat sebelum RBP melaksanakan perayaan millad ke-14. Maka dari situlah RBP ingin lebih bermanfaat membantu saudara-saudara kita dengan mengadakan penggalangan dana sekaligus perayaan millad. Jadi seperti kata pepatah, sekali dayung dua sampai tiga pulau terlampaui,” ujar Achmad Ridho Indra selaku Manager Fundraising RBP sekaligus penanggung jawab acara.

Millad RBP ke-14 dengan tema “Bahagiakan Banua” yang terselenggara pada Minggu (7/10) sejak pukul 07.30 WITA di Lapangan Murjani Banjarbaru ini dimeriahkan pula dengan adanya Parade Layanan Kesehatan atas bentuk kolaborasi nan apik dari Akper Pandan Harum, RS Pelita Insani, Klinik Halim Medika, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin dan RSU Mawar. Adapun bentuk pelayanan gratis ini berupa pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan lab ringan konsultasi kebidanan, konsultasi gizi, konsultasi perawatan gigi, cek tekanan darah, serta konsultasi penyakit dalam.

Editor : Azizah