Gugah

Byadmin

Kebaikan Selalu Menemukan Jalannya

Oleh Retno Sulisetiyani
(Manajer Marketing Komunikasi RBP)

“Saya kepikiran biaya kontrakan, bulan Desember harus bayar 700rb,” Bu Sum akhirnya bersuara tentang gundah yang Ia rasakan pagi itu, Jumat (17/11). “Ibu ingat Allah yaa, tenangkan pikiran, perbanyak doa. InsyaAllah rezeki ibu sudah ada yg ngatur,” Saya berusaha menguatkan.

Malam itu saya coba membagi kisah tentang Sumiati kepada para sahabat dermawan.

Sumiati adalah janda berusia 45 tahun yang hidup bersama anak satu-satunya bernama Zailani. Ia dan anaknya tak punya pekerjaan tetap. Sehari-hari Sumiati kerja menjadi asisten di kantin kantor Gubernur. Tapi sudah dua bulan libur karena kantin sedang direnovasi. Akhirnya Sumiati mengambil upah nyuci baju tetangga beliau. Namun, kondisinya yang sakit membuatnya kesulitan. “Biasanya dibantu Zailani,” ucapnya kala itu.

Zailani, yang kini berusia 28 tahun juga sedang tak punya pekerjaan. Dulunya, Ia bekerja di sebuah bengkel di Liang Anggang. Namun, karena ada pelebaran bengkel tersebut kena gusur dan akhirnya tutup. Ia tak bisa ikut kerja bangunan karena tak punya sepeda motor. “Kalau harus naik angkutan umum malah habis upahnya untuk ongkos transport,” keluhnya siang itu kepada Saya.

Saya tentu tak bisa membantu Sumiati dan anaknya secara langsung. Namun ikhtiar Saya maksimalkan untuk membaginya kepada teman-teman. Rupanya Allah swt mendengar doa-doa Sumiati. Selang beberapa jam kemudian beberapa pesan masuk ke handphone Saya.

Saya bantu satu juta
Kontrakan beliau biar saya yang tanggung
Ada sepeda motor silahkan dipakai

Allahuakbar. Segalanya mudah bagi Allah swt. Benar janjiNya, bahwa kebaikan pasti akan menemukan jalannya. Banyak tangan terulur untuk Sumiati. Bahkan ada yang hanya mengirimkan bukti transfer donasi dengan nominal yang lumayan. Ah, semua memang sangat mudah bagiNya.

Terima kasih sahabat dermawan. Semoga kebaikan dari segala arah kembali kepada kalian.